5 Kota Tanpa Penduduk yang ditinggal Warganya Karena Bencana

Bencana alam merupakan salah satu fenomena yang patut diwaspadai. Biasanya bencana itu bisa terjadi karena beberpa faktor, pertama karena ulah manusia dan yang kedua murni karena perubahan alam.

Hampir seluruh kota didunia pernah mengalami bencana alam. Baik itu hanya sekedar banjir, gempa, angin ribut dan lain sebagainya. Namun tahukah kamu ada beberapa kota didunia yang ditinggal penghuninya karena bencana.

Kejadian itu bukan isapan jempol saja, memang benar adanya. Berikut 5 kota yang ditinggal penghuninya.

1. Centralia, Pennsylvania

Centralia merupakan salah satu kota yang terletak dinegara amerika serikat. Kota ini merupakan kota yang dibawahnya terdapat bekas pertambangan bawah tanah. Pertambangan dikota itu menghasilkan batu bara.

Pada tahun 1962 sebuah bencana terjadi, batu bara hasil tambang terbakar sehingga mengeluarkan api yang tidak ada padamnya. Awalnya warga tidak memperdulikan peristiwa itu sebab api jauh dengan rumah mereka. Namun karena tak kunjung padamnya api itu muncul dampak negatif yakni tercemarnya udara oleh karbon dioksida dan karbon monoksida. Akhirnya ditahun 1980 para penduduk di kota itu berbondong-bondong untuk pindah.

2.Humberstone and Santa Laura, Chili

Humberstone and Santa Laura merupakan kota yang memiliki kandungan garam yang cukup besar. pada abad 19 orang dikota itu menginginkan sodium nitrat yang dapat digunakan oleh mereka untuk membuat pupuk pertanian dan bahan peledak. Tidak heran pada masa itu negara Chili menjadi negara yang pengekspor bahan peledak dan pupuk pertanian.

Namun sesuatu hal tampaknya tidak ada yang abadi. Entah karena human error atau apa tambah dikota itu meledak pada tahun 1870 dan 1930. Karena warga trauma dengan kejadian itu akhirnya mereka lebih memilih meninggalkan kota itu ditahun 1950.

3. Pulau Montserrat, Karibia Timur

Kota Montserrat merupakan kota yang terletak disebuah pulau karibia. Kota ini hancur lantaran terkena dampak erupsi gunung berapi Soufriere yang ada dipulau itu. Pada tahun 1997 warganya dievakuasi lantaran gunung itu menunjukan tanda-tanda akan meletus. Akhirnya gunung itu benar-benar meletus dan meluluhlantakan banguna dipulau Montserrat. Karena takut jika ada letusan susulan akhirnya warga tidak mau kembali ke pulau ini, sehingga kota dipulau ini tidak berpenghuni.

4. Pripyat, Ukraina

Nuklir merupakan salah satu energi tenaga yang besar dan sangat berbahaya. walaupun begitu nuklir bisa dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yang sangat baik. Namun jika tidak bagus dalam perawatan ataupun pengawasan bisa menjadi bencana.

pada tahun 1986 kota Pripyat di Ukraina mengalami bencana yang ditimbulkan oleh nuklir. Reaktor nuklir yang digunakan sebagai pembangkit listrik meledak. Entah apa penyebabnya namun hal itu sangat berbahaya. Dengan adanya kejadian itu 50.000 ribu penduduk dikota itu diungsikan agar tidak terkontaminasi radioaktif. Sampai saat ini kota itu belum bisa ditinggali sebab masih terkontaminasi radioaktif.

5. Shicheng, China

Kota Shicheng merupakan sebuah kota yang dulunya sangat ramai penduduknya. Bahkan kora ini menjadi kawasan perekonomian. Namun pada tahun 1959 pihak pemerintahan ingin membangun bendungan dan pembangkit listrik di kota itu. Untuk mempermudah pengerjaannya pihak pemerintah memindahkan seluruh warganya yang berjumlah 300.000 jiwa.

Setalah bendungan itu selesai dibuat bencana banjir terjadi dikota itu dan akhirnya kota itu tenggelam bersama seluruh bangunannya. Kota itu sekarang menjadi bangunan didalam air dan kini pihak pemerintah menjadikan tempat itu sebagai wisata penyelaman.

KOMENTAR